Sprint: belanja $14B, customer masih lenyap
Minggu lalu salah satu berita besar di Silicon Valley adalah joint venture WiMax antara Sprint dan Clearwire, bernilai sekitar $14B.
Clearwire sudah beberapa tahun berkecimpung dalam roll-out WiMax, tetapi maish kurang sukses lantaran kurang memiliki customer-base. Sprint merupakan Telco yang sudah lama ada, dan yang masih memeluk teknologi CDMA (lihat posting saya tentang CDMA yang pensiun).
Lucunya, minggu ini Sprint Wireless menyatakan bahwa Q1/2008 Sprint kehilangan 1.1 juta pelanggan/customer wireless. Ini sesudah Sprint kehilangan customer enam (6) kali selama 7 quarter terakhir.
When your business looses customers 6 quarters in a row, that is not good news. You must be doing something wrong.
Why? Rupanya servis Sprint kurang luas, termasuk juga di kota2 besar. Belum lagi Customer Service terkenal buruk atau arogan.
Adalah poin menarik bahwa Apple melakukan join bersama ATT untuk peluncuran iPhone, bukan dengan Sprint. Its not for a lack of trying



One Person has left comments on this post
Nice news for future of WiMax, i think :). Tapi kalo mikirin masa depan WiMax ada di tangan perusahaan yang udah kehilangan customer dalam jumlah yang besar selama 7 quarter terakhir jadi ragu juga nih.
Dan saya sendiri jauh lebih kenal ATT daripada Sprint.