Para VC bingung kelebihan uang
Jadi VC sekarang ini tidak mudah. Banyak kompetisi dari VC lainnya. Sedangkan Angel investor (investor individu) sering terjun duluan, memberi dana dini untuk startup yang masih “early stage” atau “pre-funding” stage.
Selama tahun 2007 industri VC berhasil menarik sebanyak $35B dari investor dan menanam sekitar $30B. Dari pertumbuhan bisnis para VC berhasil meraih $53B. Not bad. Makanya bisa petantang-petenteng di Sand Hill Road
(ps. Sand Hill Road adalah jalan di dekat Stanford University tempat kantor para VC di Silicon Valley).
Tahun 2008 ini hidup semakin sukar untuk para VC. Banyak masalahnya. Startup rata2 perlu uang yang lebih sedikit dibanding dulu-dulu. Para Angel juga semakin agresif. Sebagai contoh, pada tahun 2006 para Angel menanamkan sebanyak $26B dalam sekitar 50,000 perusahaan startup. Sebelumnya pada tahun 2003 jumlah investasi Angel hanya sekitar $18B. Jadi para Angel sendiri semakin merasa bahwa mereka tidak butuh VC, dan merasa lebih berani untuk menanam langsung pada startup (tidak usah lewat VC). Juga, dulu-dulu lebih banyak perusahaan startup kecil berhasil diakuisisi sebelum mencapai ronde (round) investasi kedua atau ketiga. Sehingga investor (VC atau Angel) juga mendapat keuntungan yang lebih tinggi. Sekarang ini banyak startup yang sampai ronde 5 atau 6 tetapi belum mencapai “exit strategy”.
Salah satu efek menarik dari resesi di AS adalah meningkatnya jumlah “persediaan” engineer berkualitas tinggi di pasaran pekerjaan. Kalau sebuah perusahaan besar mulai memecat orang dari ranking/tingkatan engineering, biasanya para engineer kualitas tinggi akan minggat atau exit duluan. Seperti menurut pepatah: (clever) rats are the first to abandon a sinking ship. Selagi kapal tenggelam, yang pintar kabur duluan. Banyak engineer2 ini kemudian membuka startup sendiri.
Sumber uang juga sekarang berkelebihan (dari VC atau Angel). Enak untuk para engineer, tetapi semakin sulit untuk VC yang tier-2 atau tier-3. Kebanyakan “web-based” startup (i.e software) tidak perlu duit banyak, mungkin $500K saja sudah cukup. Sehingga lebih menguntungkan bagi engineer untuk mengambil duit dari Angel daripada VC. Ini karena Angel (orang individu) biasanya lebih fleksibel, duit adalah milik sendiri, tidak banyak overhead (ex. tidak ada ongkos operasi spt kantor/perusahaan VC) dan tidak rewel ikut micro-managing perusahaan startup.
Yes, VCs today have it so tough ![]()



4 People have left comments on this post
engineer di Indonesia sih tetep aja mimpi dapet modal …. huhuhu …… :((
@Sueng, VCs are international. Kalau punya idea, bisa membangun produk (demo atau pre-alpha) dan ada SDM, duit VC sich ada selalu. Di Singapura saja ada VC kok
Sepanjang post kali ini terus menerus muncul pertanyaan VC itu apa?
Search di Wikipedia ternyata Venture Capital….
Lalu, ini maksudnya engineer yang bikin perusahaan sendiri?
*masih gak mudeng
@Gagahput3ra
VC itu bukan engineer yang bikin perusahaan. VC itu perusahaan pendanaan, salah satunya mendanai startup. Contoh gampang, misalnya Gagah bikin startup Web 2.0, tapi butuh duit. Nah, VC ini setelah feasibility study terhadap startup Gagah, memberikan dana untuk operasional startup ini.
Kapan VC dapat untung? Jika (1) IPO, atau (2) startup itu dibeli Google, Yahoo, Microsoft, dll