Hampir 100% musik Internet di China adalah bajakan

Rupanya hampir semua musik digital yang beredar di Internet di Cina adalah bajakan. BusinessWeek melaporkan bahwa mencari file MP3 mudah sekali melalui search engine Baidu di Cina.

Bahwa Baidu tidak meng-filter lokasi (URL) situs-situs MP3 turut membantu popularitas Baidu, sehingga Google China juga merasakan kewalahan. Yang menjadi isu adalah “deep search” yang di lakukan oleh Baidu dan Yahoo-China. Hasil yang dikembalikan bukan hanya menunjuk situs, tetapi lokasi file MP3 di situs tersebut. Sehingga tidak perlu mengunjungi situs ilegal, tinggal pakai Baidu atau Yahoo-China saja.

Yang menjadi korban bukan hanya para artis musisi dan perusahaan musik, tetapi juga perusahaan kecil (start-up) yang memberikan jasa download secara legal. Dengan kata lain, bajakan MP3 di Internet menghilangkan insentif membangun jasa Internet lainnya.

Dari segi jangka lama, ada gunanya kalau MP3 ilegal di cegah (atau dipersulit) distribusinya oleh pemerintah atau oleh industri musik sendiri. Kalau artis dan musisi tidak bisa mendapat nafkah dari hasil kreatif mereka, insentif untuk hidup kreatif tidak ada. Masyarakat menjadi “kurang kreatif”. Selain itu, pemerintah tidak bisa mendapat pemasukan pajak dari transaksi penjualan musik.