AMD: processor tambah cepat, rugi tambah tinggi (?)

Rupanya AMD mengalami down-turn kwartal 1Q2007 ini. AMD rugi USD$611M (tidak termasuk akuisisi ATI Inc.). Revenue (kotor) tetap seperti yang diproyeksi tahun lalu, yaitu $1.23B. Harga saham tetap stabil bulan April ini.

 http://biz.yahoo.com/seekingalpha/070420/32891_id.html?.v=1

Dilain pihak, AMD mengumumkan bahwa seri processor dual-core Opteron yang berkecepatan 2.8-3Ghz sudah tersedia. Seri “special edition” 2222SE dan 8222SE akan tersedia minggu depan.  Harga antara $700 - $1500 untuk 1000 unit. Type processor AMD Opteron sudah cukup populer di dunia server jenis x86 (yaitu dari IBM, HP, Sun dan Dell). Januari kemarin Sun mengumumkan bahwa Sun server akan menggunakan Intel processor juga.

Pasalnya, dalam sektor konsumen PC (termasuk SMB dan home) memang titik saturasi sudah tercapai. Banyak rumah-tangga di AS sudah memiliki sedikitnya 1 PC (terlihat dari jumlah pengguna Internet melalui dial-up dan Kabel-Internet). Banyak juga yang sudah memiliki 2 PC atau lebih (laptop dan desktop), apalagi yang memiliki anak2 belasan tahun.

Bagi Intel strategi untuk menanggulangi saturasi ini adalah untuk mengembangkan teknologi lain di sekitar processor, yaitu strategi “platformisasi” (platformization). Contohnya (yang sukses) dalah Centrino yang di pasarkan sebagai “platform” komunikasi. Untuk tahap berikutnya, “platform” Intel yang berikutnya adalah Vpro, yang seharusnya sudah tersedia 2H2007. Platform lainnya Intel Viiv, yang masih ditunggu-tunggu produknya.

4 People have left comments on this post



» BARRY said: { Apr 23, 2007 - 04:04:31 }

Yang lebih menarik jika ide Bill Gates untuk menyatukan seluruh entertainment dan communication devices di dalam kehidupan sehari-hari bisa dijadikan satu (ini belum memasyarakat, walaupun 1-2 sudah memakai namun mereka harus invest dengan modal yang cukup besar).

Masalahnya ide ini tidak mendapat sambutan hangat berhubung imej brand MS yang sering terlihat tidak pasti (unreliable). Apple dan Google sepertinya bisa masuk dengan perangkat mereka sendiri. (Good start dari Apple TV)

» Hardjono said: { Apr 24, 2007 - 12:04:05 }

Trims - memang sekarang Home Entertainment Computing (HEC) sedang hot dan semua perusahaan (dari MSFT s/d Intel) ingin menjadi console utama untuk TV kita.

» Oskar Syahbana said: { Apr 27, 2007 - 09:04:45 }

@Barry: arah kesitu sebenarnya sudah dimulai dengan hadirnya XBOX dan baru-baru ini di’update’ dengan hadirnya XBOX360. Sebenarnya mereka lah yang memiliki good start yang lebih baik dibandingkan Apple dengan AppleTV nya (yang menurut saya cuma menang nama doang, AppleTV sucks! 40Gigs? Puhlease…). Install base mereka tidak hanya terbatas di US saja tetapi sudah melanglang buana ke seluruh dunia.

Tinggal lihat saja bagaimana Bill bisa memanfaatkan posisi strategis Microsoft ini dan jangan hanya terfokus pada kegagalan Windows Vista saja.

Oh satu lagi: prosesor tercepat AMD saat ini masih belum dapat mengalahkan prosesor tercepat Intel. Itu ditambah lagi dengan margin keuntungan yang lebih tipis yang menyebabkan sahamnya downtrend pak.

» Hardjono said: { Apr 27, 2007 - 03:04:06 }

IMHO, problema Xbox360 dan PS3 itu adalah game console untuk para gamer yang serius. Hari ini saya baca bahwa Wii lebih laku (at least di AS) karena semua bisa main: kinds, grandma, grandad, mum, dad (maybe soon dog too).

Apple sedang membangun AppleTV atas infrastruktur iTunes yang sudah terbukti jalan. MSFT sudah dari dulu punya web portal, tapi kenapa nggak punya content service yang laku (ala iTunes). Zune juga boring sich. Sekarang tinggal Apple membuktikan “they can do to TV what they did to music”.