Status extensi domain .xxx (dewasa)
OK, rupanya minggu ini seru lagi perdebatan di ICANN mengenai type domain address “.xxx” untuk situs-situs dewasa. Yang menjadi masalah adalah bahwa ICANN tidak bersedia (secara langsung atau tidak langsung) menjadi pihak yang menentukan apakah suatu situs memiliki content untuk orang dewasa. Perdebatan ini cukup serius sebab melibatkan bukan saja domain registrar (yang jual domain-name), tetapi juga organisasi2 agama di AS, kongres AS, koalisi “free speech” dan berbagai organisasi lainnya. Perusahaan yang memasukan permohonan (penciptaan domain .xxx) adalah ICM Registry LLC.
Perusahaan ICM Registry pertama kali memasukan permohon resmi pada tahun 2000. Permohonan ini ditolak ICANN atas dasar legalitas bahasa dalam permohonan. ICM kemudian memasukan permohon lagi ditahun 2004, yang oleh ICANN ditolak lagi tahun 2006 kemarin (atas dasar kalimat2 yang kurang jelas dalam kontrak proposal). Minggu ini ICANN harus menangani masalah ini lagi. Ada kemungkinan bahwa ICANN akan mengijinkan extensi domain .xxx ini.
IMHO, masalah .xxx domain name ini agak basi dan solusinya sudah telat sebab:
- Sudah banyak situs di Internet menjual content dewasa menggunakan domain name .com dan .net.
- Adalah pihak registrar penjual domain name yang sebenarnya menentukan siapa yang berhak beli .xxx domain name.
- Anak2 kecil (yang cukup pandai) dengan mudah bisa mengetik “.com” daripada “.xxx”.
Kalau memang tujuannya untuk melindungi anak-anak dari content dewasa, harus ada legislasi yang memaksakan semua penjual content itu untuk memakai .xxx domain name saja (ie. tidak boleh pakai .com atau domain type lainnya). Dengan demikian filter di PC anak bisa di pasang untuk memblokir semua lookup jenis .xxx. Jadi, sebenarnya ada baiknya kalau ICANN menginjinkan saja domain extension .xxx minggu ini. Legislasi nya bisa nanti menyusul.
My 2 cents…


